Sunday, 10 April 2011

Indonesia dan Malaysia Pernah Berdiri di Bawah Satu Bendera



Siapa sangka ternyata bangsa kita pernah menjadi kekuatan yang di segani tidak hanya di tingkat asia, bahkan bangsa di dunia mengakui kebesaran bangsa kita di kala masih dalam satu bendera nusantara, tentu argumen di atas merupakan suatu data sejarah besar bangsa nusantara yang punya nilai historis tinggi dalam kemajuan peradaban di asia tenggara pada waktu zaman dahulu kala.

Bangsa Malaysia dan Indonesia pernah berdiri dalam satu naungan nusantara, sehingga jangan heran apabila kedua bangsa ini punya kemiripan dalam bidang budaya, sosial, bahkan politik, karena kita dahulu pernah menjadi saudara sebangsa setanah air di bawah naungan bangsa nusantara.

Sejarah bangsa Indonesia dan Malaysia pernah menjadi kekuatan sejarah besar bangsa nusantara, kejadian di kala itu merupakan tonggak kebangkitan asia tenggara dalam melakukan sebuah rekonstruksi pembangunan di segala bidang, dan pada waktu itu merupakan zaman keemasan yang punya nilai historis yang begitu besar dalam sebuah sejarah perjalanan bangsa nusantara.

Ketika itu maha patih Gajah Mada merupakan salah satu pemimpin bangsa nusantara dalam membangun sebuah kekuatan negara yang di segani di alam raya, dari situ kita dapat mengambil pelajaran tentang sejarah Malaysia dan Indonesia ternyata pernah berdiri di bawah bendera nusantara.

Berangkat dari tulisan diatas merupakan catatan sebuah sejarah besar yang perlu kita ingat kembali bahwa ternyata pendahulu kita sudah punya sejarah besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, agar generasi muda kedua bangsa ini tahu bahwa ternyata kita pernah berdiri di bawah satu naungan nusantara.

Kita sering mendengar kata satu tanah, air dan udara di situlah kita berpijak, dari situlah kita teringat tentang sejarah besar bangsa nusantara di bawah kekuatan kebersamaan dalam mencapai suatu kesadaran nasionalis di asia tenggara, bahkan keberadaan bangsa nusantara sampai saat ini masih melegenda di telinga jutaan umat manusia.

Peristiwa itu merupakan sejarah sebuah bangsa besar yang bersatu di bawah satu bendera nusantara, dan kita juga mengenal sejarah pemersatu bangsa nusantara adalah; maha patih Gajah Mada yang kita kenal dengan peristiwa besar yang di abadikan melalui sumpah palapa, inilah nilai luhur yang di wariskan anak negeri untuk selalu di catat dalam benak bahwa bangsa kita dan Malasya pernah menyatu di bawah naungan bendera nusantara.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).......... .

Inilah Ramalan 3 Negara Menyatu di Tahun 2030 dalam Satu Pulau

Sebelum membaca ramalan tentang tiga negara menyatu di tahun 2030 dalam satu pulau, terlebih dahulu para pembaca saya ajak untuk menghela nafas yang panjang, agar pikiran dan jiwa kita selalu dalam keadaan sehat dalam membaca Huruf-perhuruf yang sebentar lagi ada di hadapan anda.

Melihat kemajuan zaman yang kian terus melaju dengan cepat, banyak perkembangan yang tak terduga begitu saja, sehingga memunculkan beragam persoalan kehidupan manusia yang kian terbantu dengan adanya kemajuan yang di capai zaman saat ini.

Keberadaan kawasan asia tenggara dalam peta politis maupun ekonomis sangat menentukan dalam menyambut kemajuan zaman, sehingga tiga negara tersebut, yaitu; Indonesia, Singapura, dan Malaysia di perlukan strategi penyatuan pulau, agar terjadi kemudahan dalam transportasi dan mempermudah hubungan di segala aspek ketiga negara tersebut, agar tidak lagi terkendala permasalahan wilayah yang terpisah lautan yang ada saat ini.

Dengan penyatuan antar pulau ketiga negara ini di harapkan mampu mendongkrak di berbagai aspek kehidupan masyarakat di kawasan asia tenggara, agar lebih mampu progress dan dapat mencapai kesejahteraan di segala bidang.

Penyatuan Pulau di tiga negara ini, di mulai dari Jawa-Sumatra, lalu Sumatra-Singapura, dan Singapura-Malaysia, dan apabila ketiga negara ini sudah menyatu dalam satu pulau, maka kita dapat melihat sebuah kemajuan besar di kawasan asia tenggara. Dalam artian dulu ketiga negara ini terpisah lautan yang terbentang luas, namun sebentar lagi diramalkan pada tahun 2030 akan menyatu dalam satu pulau.

Ramalan ini tentu tidak serta merta datang dan pergi begitu saja, namun apabila ketiga negara ini punya kemauan keras dalam menumbuhkan sebuah kesadaran tentang makna kemajuan, maka tidak menutup kemungkinan di tahun 2030 Benar-benar akan terjadi penyatuan pulau di 3 negara besar yang terletak di kawasan asia tenggara.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Saturday, 9 April 2011

Sebentar Lagi Manusia Bisa Berjalan di Air


Kabar di atas membuat jantung kita berdetak kencang, bagaimana tidak selama ini manusia tidak bisa berjalan di atas air dengan sempurna kedua kaki di atasnya, namun sebentar lagi kita bisa berjalan di atas air (dengan catatan kita mampu merumuskan keseimbangan badan dengan kondisi permukaan air), agar terjadi keseimbangan yang saling melengkapi satu sama lain. sehingga dapat terealisasi manusia bisa berjalan diatas air.

Keberadaan manusia memang punya pemikiran yang luar biasa dalam meletakkan sebuah gagasan, sehingga memunculkan ide tentang manusia bisa berjalan di atas air.

Keinginan berjalan di atas air ini sebenarnya sudah lama dalam benak manusia untuk terus berpikir, agar suatu saat dapat terjadi betul manusia bisa berjalan di atas air, Lalu konsep apa yang harus dicari?...Sebenarnya mudah seperti di waktu kita mengambang dengan memakai balon, tetapi cuma memakai balon di atas air belum berjalan secara efesien, dalam arti cuma separuh badan di air dan separuh lagi di atas air. Nah! disinilah yang menjadi tantangan umat manusia untuk memecahkan permasalahan tersebut, agar suatu saat manusia dapat berjalan di atas air secara sempurna.

Peristiwa manusia bisa berjalan di air sebenarnya sudah lama terjadi, tetapi melalui sistem berenang dalam berjalan, untuk menggerakkan diri di atas air, tetapi yang menjadi tantangan adalah; kapan manusia bisa berjalan di atas air dengan kaki di atas Nah! inilah yang menjadi tantangan saat ini dan menjadi tujuan masa depan manusia, agar dapat berjalan di atas air melalui kedua kaki di atas, bukan hanya sekedar berjalan melalui berenang belaka.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Inilah Budaya Unik Kaltim di Waktu Pernikahan


Mungkin barangkali sobat kiber ada yang belum tahu tentang budaya daerah kaltim dalam menjalankan sebuah acara pernikahan, sebagian besar masyarakat disana punya pegangan bahwa wanita harus di kasih jujuran (Suami di wajibkan memberi uang kepada pihak istri sebagai syarat syah menuju pelaminan). Bagi kalangan yang mampu bukan halangan keberadaan budaya jujuran tersebut, namun bagi kalangan yang tidak mampu tentu ada permasalahan sedikit dengan masalah finansial yang diminta pihak keluarga sang istri, apabila tidak dapat memenuhi permintaan keluarga dari calon sang istri.

Memang keberadaan wanita Kaltim terkenal dengan kecantikan yang sungguh luar biasa, sehingga banyak pemuda pendatang maupun pemuda asli daerah yang tergoda dengan kecantikan wanita disana. Sedangkan mengenai budaya jujuran biasanya di nilai dari nasab, kekayaan, kepribadian dan kecantikan sang istri, apabila keempat hal itu sempurna, tentu jujuran bagi sang istri konon bisa mencapai ratusan juta rupiah, namun apabila keempat hal ini kurang dari nilai positif, maka cukup puluhan juta rupiah saja, jadi semua tinggal dari keadaan sang istri yang di sebutkan di atas tadi.

Kalau kita melihat budaya pernikahan di Kaltim, tentu menjadi peristiwa yang bisa di bilang unik di banding daerah lain, namun ada yang unik bagi masyarakat pendatang di Kaltim, ternyata ada sebagian yang mengikuti budaya jujuran, padahal dia bukan warga asli dari masyarakat Kaltim dan mungkin saja ini merupakan suatu proses pertukaran budaya antar pendatang dan pribumi dalam merekam sebuah fakta budaya, sehingga menjadikan peniruan atau di tiru sebuah budaya di tengah-tengah kehidupan masyarakat Kaltim.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)...........

Aneh ada Penampakan di Siang Bolong


Waktu ane maen kerumah tante, kata dia saat berada di salah satu WC yang terletak di belakang rumah ada penampakan yang tak jelas itu manusia apa bukan. Lalu dia menceritakan mulai dari awal.

Ketika siang bolong matahari terlihat tepat di atas kepala sebelum memasuki WC dia di tanya ama nenek tua dengan pertanyaan lagi mau apa nak? tante ane jawab mau ke-WC nek tuk buang air besar. Setelah itu nenek itu bilang jangan Lama-lama ya nak, soalnya nenek juga mau ke-WC.

Setelah itu tante ane menjawab ya nek dan sambil berbalik badan. Eh! setelah itu tante ane bertanya dalam hati, siapa nenek tadi? tak lama kemudian tante ane menyadari keberadaan nenek yang ngajakin ngobrol barusan tadi, tante ane langsung berbalik badan kembali dan berusaha mencari nenek yang mengajak ngobrol tadi, namun di lihatin Sana-sini ternyata sudah tidak ada nenek yang mengajak ngobrol barusan tadi.

Seluruh badan tante ane panas dingin tak karuan menghadapi kenyataan yang barusan di alami, maklum dia berpikir dua kali siapa nenek tadi hantu atau memang benar tadi manusia yang kebetulan lagi lewat di dekat WC?......

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).......... ..