Tuesday, 19 April 2016

Kecantikan Berjilbab


By: Khoirul Taqwim

Matahari masih terbit dari timur
Kecantikan wajahmu masih menyelimuti alam semesta
Keindahan parasmu begitu menawan jiwa
Hingga buat jiwaku bahagia rasa
Saat melihat kecantikan wajahmu
Sungguh seluruh jiwaku saat melihatmu
Terasa tenang diselimuti suka cita terasa

Tatkala rembulan masih bersinar
Wajahmu masih berseri-seri
Penuh dengan keindahan rasa yang terpancar dibenakmu
Engkau wanita berjilbab disana
Kecantikan wajahmu begitu mempesona kalbu
Hingga merasuk keseluruh sukmaku
Saat mata memandang engkau wanita berjilbab
Penuh dengan ketaqwaan yang terpancar diwajahmu

Kecantikan wanita berjilbab
Sungguh membuat seluruh jiwa merasa tenteram
Karena engkau wanita yang penuh kelembutan budi
Hingga seluruh detakan jantungku
Berhenti sejenak menghayati keindahan budimu
Sampai membuat seluruh jiwaku mengagumimu
Akan kecantikan budi pakertimu

Kecantikan berjilbab
Mengetuk sebuah rasa keimanan
Karena keteladanan budimu
Begitu agung menembus celah-celah ruang dan waktu
Sungguh diriku merasa engkau penuh keagungan keteladanan
Karena engkaulah wanita terbaik yang penuh keikhlasan
Dalam menatap sepanjang jalan hidup ini
Sampai titik nafas terakhirku mengagumi kecantikanmu
Engkaulah wanita cantik berjilbab didasar samudra jiwaku

Monday, 18 April 2016

Laksana Kerudung Bidadari


By: Khoirul Taqwim

Kecantikan kerudungmu
Begitu anggun mempesona dibenak kalbuku
Hingga seluruh jiwaku gemetar
Saat melihat kerudungmu yang begitu elok rupawan
Apalagi ditambah wajah cantikmu
Laksana Bidadari turun dari langit
Indah terasa dibenakku yang terdalam

Wanita berkerudung
Saat aku melihatmu dari kejauhan
Engkau terasa menyimpan keindahan yang menakjubkan
Semua terpancar dari celah-celah jiwamu
Karena keperibadianmu
Laksana Bidadari kerudung
Dengan kecantikan yang engkau miliki
Begitu elok rupawan masuk di dasar kalbuku

Wahai wanita berkerudung
Kerudungmu penuh rasa di jiwa terdalam
Karena kerudungmu menyimpan keteguhan jiwa
Penuh dengan aura keimanan pada Ilahi
Sehingga kerudung yang engkau kenakan dimustakamu
Wujud cintamu pada keyakinan agamamu
Sungguh engkau menyimpan keindahan kalbu
Hingga membuat jiwaku haru biru
Atas ketaatanmu pada agama yang engkau yakini

Wanita berkerudung
Engkau menyimpan ketaqwaan yang menakjubkan
Hingga seluruh jiwaku mengagumi atas keperibadianmu
Karena keperibadianmu begitu luhur
Laksana Bidadari kerudung yang menyimpan sejuta kecantikan
Sungguh aku mengagumimu
Dari lubuk hatiku yang terdalam

Sunday, 17 April 2016

Keindahan Jiwamu


By: Khoirul Taqwim

Jiwamu laksana embun pagi
Penuh dengan keindahan tiada tara
Sungguh menakjubkan keindahan jiwamu
Hingga membuat nadiku berdetak kencang
Karena jiwamu begitu lembut
Membuat hatiku terpanah rasa
Sampai kalbuku terpikat
Akan kelembutan jiwamu

Jiwamu laksana samudra
Jernih airnya membuat bahagia rasa
Sampai diriku jatuh hati akan pesonamu
Yang pancarkan samudra kejernihan jiwa
Karena engkau penuh dengan keindahan kalbu
Hingga sampai seluruh kalbuku merasa sejuk
Saat mengingat pancaran jiwamu
Penuh dengan budi luhur
Keimananmu selalu menyertai jiwamu

Kelembutan jiwamu
Membuat seluruh alam terhenyak kagum
Karena jiwamu begitu mengagumkan kalbu yang terdalam
Hingga seluruh ragaku terasa gembira rasa
Atas keindahan jiwamu yang penuh kebahagiaan
Membuat rasa nyaman seluruh kalbuku
Sampai masuk kerelung-relung jiwaku terdalam

Keindahan jiwamu
Membuat hatiku bahagia terasa
Karena engkau penuh kelembutan rasa
Hingga seluruh sanubariku merasa suka cita
Saat mengenang jiwamu yang kian larut
Sampai masuk kesanubariku yang terdalam
Bersama keindahan rasa kalbu
Saat mengenang kesejukan jiwamu

Saturday, 16 April 2016

Sajak Air Terjun Sedudo


By: Khoirul Taqwim

Air mengalir jauh
Dari dataran tinggi
Hingga sampai dataran rendah
Laksana sang surya menyinari alam semesta
Penuh dengan keindahan warna yang menyimpan sebuah rasa
Atas keindahan hukum alam yang begitu sempurna
Walau terkadang nalar tak mampu menembus hukum alam
Karena alam sulit ditebak arah dan tujuan
Namun alam dapat dirasakan dibenak jiwa yang terdalam

Air terjun sedudo
Terletak di daerah Nganjuk Jawa Timur
Menyimpan sebuah rasa
Karena air terjunnya
Begitu elok rupawan
Dengan alam yang disuguhkan
Nampak asri menyejukkan relung-relung kalbu
Hingga seluruh detakan jiwa
Merasa bahagia saat di dekat air terjun sedudo

Kutulis sajakku
Tentang air terjun sedudo
Air yang begitu jernih mempesona jiwa
Hingga masuk menuju alam penuh suka cita
Karena hamparan hijau begitu indah mewarna
Begitu juga gunungnya begitu anggun mempesona kalbu
Hingga sampailah seluruh jiwaku
Merasa terbawa nyanyian alam
Anggun terasa dibenak jiwa yang paling terdalam
Saat berada di air terjun sedudo

Kecantikan alam
Tatkala melihat air terjun sedudo
Saat memandangnya dari dekat maupun dari kejauhan
Terasa alam surgawi masuk direlung-relung jiwa
Hingga seluruh tubuhku merasa bahagia jiwa
Penuh dengan aura kebahagiaan
Hingga masuk dicelah-celah dasar samudra jiwa
Indah terasa disanubari yang terdalam

Air terjun sedudo
Menampakkan keindahan alam
Hingga seluruh naluri jiwa dibuat rasa kekaguman
Penuh dengan aura kenyamanan disanubari kalbu
Hingga masuk didasar samudra rasa
Sampai seluruh jiwa merasa kebahagiaan yang penuh suka cita
Karena air terjun sedudo menjadi simbol kesuburan alam
Begitu jernih air terjunnya
Mendatangkan manfaat bagi alam maupun kehidupan
Semua tak lepas atas karunia Ilahi
Sang maha pemilik alam semesta

Friday, 15 April 2016

Hidup di Ujung Senapan


By: Khoirul Taqwim

Mujahid
Hidup di ujung senapan
Tanpa lelah pengabdianmu
Untuk berjuang menuju kehormatan suci
Perang sudah menjadi takdir kehidupanmu
Hingga hari berganti hari tak kau hiraukan
Karena hidupmu sudah menyatu di ujung senapan perang

Para Mujahid
Saat darah mengalir ditubuhmu
Engkau tetap tegar berjuang dijalan sang maha pemilik alam
Hingga dikau tak mengenal waktu
Karena hidupmu sudah kau abdikan
Bersama perjuangan suci
Menuju kehadirat Ilahi

Wahai para Mujahid
Hidupmu di ujung senapan perang
Saat nyawamu terancam
Bahkan nyawamu hilang dari ragamu
Itu sudah menjadi kebiasaan dalam perjuanganmu
Karena hidupmu sudah tergaris di ujung senapan perang
Atas nama jihadmu sudah menjadi satu nafas
Menuju pergerakan suci yang engkau yakini

Hidup di ujung senapan perang
Memunculkan suatu harapan besar
Bahwa suatu hari terbentuk suatu negeri
Penuh dengan keadilan
Penuh dengan kemakmuran
Penuh dengan kehormatan
Juga penuh dengan kesejahteraan
Hingga terbentuk suatu negeri yang penuh keberkahan Ilahi
Itulah bagian dari cita-citamu
Dari engkau wahai para Mujahid