Wednesday, 23 December 2009

DO'A MALAM DI UJUNG SHUBUH





Oleh: Khoirul Taqwim


Do'aku lirih dimalam buta

Suara angin sayup-sayup mengiringi bisikan hatiku

Kuhembuskan kalimat suci sebagai rasa puja-pujiku

Kutadahkan tanganku dilangit 

Sebagai simbol baktiku atas kekuasaannya

Tak terasa hati gemetar 

Saat kalimat suci ditangan 

Kubaca perkata

Menggigil seluruh tubuhku

Ingatkan betapa kecilku

Dihadapan sang ILahi


Takbir dari mulutku mulai melantun

Isakan suara hatiku kambuh dimalam menjelang pagi

Air mata tak terasa iringi langkah menuju pagi

Suara adzan shubuh terdengar nyaring

Kuterperanjat 

Kuharus lekas sujud

Sebab hari sudah shubuh

Lima waktu telah tiba 

Menjemput langkah penyucian dalam jiwa rasa

ALAMKU




Oleh: Khoirul Taqwim


Alamku nan asri membumi

Air sungai berjalan setenang langit biru 

Sambut keheningan rasa menggugah jiwa

Pepohonan tertata rapi dipinggir arus berjalan

Batu mengkristal nampak warna menggoda hati menyentuh


Alamku menghias udara

Sambut warna kicauan pelangi hujan

Menatap indahnya warna aura alam

Menghias sekujur bentangan nada Do'a-do'a


KABAR PETANI SAWAH




Oleh: Khoirul Taqwim


Petani sawah mengering

Kulit menghitam keruh

Selimuti wajah nan bisu

Nasib petani menuggu kabar alam

Pohon pisang mengitari langkah kaki pematang sawah


Petani

Tanah subur harapan hati

Walau nasib tak hilang ratapan

Paling tidak ada harapan jiwa

Sebab terkadang alam bicara lain dalam mimpi

Desas-desus hari nan sendu

Air mengalir disungai tak kunjung jua

Sudah lama tak kunjung hujan

Udara panas menyayat batin

Hingga masuk dalam rongga kehidupan


Hari petani kerja

Wajah petani semangat dipagi buta

Cangkul ditangan siap menghantam ladang

Meniti harapan menyambung nafas esok tiba


Kabar petani sawah

Menunggu nyanyian alam berpesta

BUNGA MALAM




Oleh: Khoirul Taqwim


Mimpiku hadir 

Pertanda bunga malamku telah tiba

Kau menjemputku dengan peluk kesah

Matamu berlinang embun pagi mengenang

Budimu ingatkan laku kedamaian samudra membentang


Batinku berdetak seiring langkah kuda 

Mimpi malam hampiri saat dahaga rasa membedah dalam gelap jiwa

Hati dalam bicara lewat media udara

Rasa ini tumbuh terasingkan dalam jiwa

Hingga hadir seizin rasa 


WAJAH BUNGA




Oleh: Khoirul Taqwim


Bunga berwajah sendu

Menari dikelopak mata

Senda gurau dalam tahta

Sudah semua teriris dalam jiwa 

Rasa di hati sejenak tiada

Tentang rasa yang hilang dalam sunyi nyata

Kemana langkah nafas ini kan terletak

Terasa mimpi disiang bolong dalam gelap nyata

Bunga rasa tak tertahan dalam dada

Hingga diri ini simpuh rapuh dalam bocoran air mata yang tak terkira


Bunga mekar

Semerbak dalam aroma udara malam

Bunga layu

Seduh rasa dalam jiwa keruh

Lari kemana

Jalan hati tertutup sudah


Wajah bunga

Terlihat berjuta kerut di pori-pori nafas kehidupan