Tuesday, 22 March 2011

Inilah Bukti Bahwa Pulau Jawa Tempat Manusia Pertama Kali di Turunkan


Perdebatan mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di benua apa? telah menjadi perdebatan pisang goreng yang laris manis di kalangan akademisi maupun paranormal, dan perdebatan tersebut lalu mengkerucut ke daerah mana pertama kali manusia di turunkan? dari kedua pertanyaan tersebut telah membawa perdebatan sengit yang tak kunjung usai sampai saat ini, tetapi saya punya argumen sendiri mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit ke bumi melalui cara pandang tentang kepulauan.

Banyak orang bilang benua eropa merupakan tempat manusia pertama kali di turunkan dari langit, dan ada juga yang mengatakan pertama kali manusia diturunkan berada di benua afrika, argumen yang di ambil dari pengamatan tentang manusia pertama kali di turunkan cenderung masih belum memuaskan, sehingga di butuhkan analisa kembali, agar dapat menambah referensi di mana sebenarnya letak manusia pertama kali di turunkan.

Bahkan ada juga yang menggambarkan bahwa manusia pertama kali di turunkan dari benua asia, dan tepatnya di turunkan ada di daerah timur tengah yang sampai saat ini terkenal dengan kota nabi, tetapi saya punya gambaran lain mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit, dengan melalui kaca mata rasio maupun psikis.

Nah! dari situ ternyata manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa, jangan kaget dulu dengan pemahaman ini, karena saya punya pandangan lain dari beberapa jawaban mengenai manusia pertama kali di turunkan, dan ini ada beberapa bukti mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa..

Pertama; pulau Jawa terkenal dengan pulau Tuhan, berangkat dari situ sehingga pulau jawa di tunjuk sebagai tempat turunnya manusia pertama, apalagi saat ini dapat di temukan bukti tentang Tanda-tanda kehidupan masa lampau melalui pemahaman psikis maupun ilmu rasional.

Kedua; pulau Jawa terkenal dengan kesuburan nomor wahid di dunia, berangkat dari situ tentu dapat di ambil kesimpulan, bahwa ketika manusia pertama kali di turunkan tentu di tempatkan di daerah yang paling subur, di karenakan agar manusia tersebut dapat mempertahankan kehidupannya.

Ketiga; Pulau Jawa sampai saat ini di katakan sebagai denyut peradaban dunia yang di kenal dengan kaya budaya dan historis, dan masih banyak kajian ilmiah maupun psikis yang belum menyentuh keberadaan pulau Jawa. Karena pulau Jawa masih bersifat misterius yang susah di terka kalau hanya melalui satu cabang ilmu pengetahuan, sehingga akal manusia masih belum bisa menebak alur denyut perkembangan pulau Jawa di masa silam.

Dan Keempat; Pulau Jawa merupakan pertemuan ilmu pengetahuan antara psikis dan rasional, sehingga keberadaan ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menyentuh secara absolut, begitupun juga ilmu jiwa tidak dapat menyentuh secara mutlak dalam denyut perkembangan di masa lampau yang ada di pulau Jawa.

Dan terakhir; ternyata masih banyak lagi tentang bukti bahwa pulau Jawa sebagai tempat di turunkan manusia pertama kali di muka bumi, dan apabila di tulis tentu akan menghasilkan beberapa lembar kertas yang menunjukkan bukti bahwa pulau Jawa tempat di turunkan manusia pertama, sehingga saya hanya menggambarkan sekilas saja, tentu alasan tersebut diperlukan kajian yang lebih dalam lagi, agar penggambaran mengenai manusia pertama kali di turunkan dapat terjawab dengan analisa psikis maupun melalui kekuatan rasionalitas yang ada saat ini.

Soal kebenaran argumen di atas, tentu perlu di uji kembali melalui tahap ilmiah maupun tahap spiritual, dan para ilmuwan maupun para normal yang ingin mengetahui dapat mengkaji ulang tentang kebenaran kabar mengenai manusia pertama kali di turunkan berdasarkan pemahaman di atas.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)....... .

Inilah Bukti Bahwa Pulau Jawa Tempat Manusia Pertama Kali di Turunkan


Perdebatan mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di benua apa? telah menjadi perdebatan pisang goreng yang laris manis di kalangan akademisi maupun paranormal, dan perdebatan tersebut lalu mengkerucut ke daerah mana pertama kali manusia di turunkan? dari kedua pertanyaan tersebut telah membawa perdebatan sengit yang tak kunjung usai sampai saat ini, tetapi saya punya argumen sendiri mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit ke bumi melalui cara pandang tentang kepulauan.

Banyak orang bilang benua eropa merupakan tempat manusia pertama kali di turunkan dari langit, dan ada juga yang mengatakan pertama kali manusia diturunkan berada di benua afrika, argumen yang di ambil dari pengamatan tentang manusia pertama kali di turunkan cenderung masih belum memuaskan, sehingga di butuhkan analisa kembali, agar dapat menambah referensi di mana sebenarnya letak manusia pertama kali di turunkan.

Bahkan ada juga yang menggambarkan bahwa manusia pertama kali di turunkan dari benua asia, dan tepatnya di turunkan ada di daerah timur tengah yang sampai saat ini terkenal dengan kota nabi, tetapi saya punya gambaran lain mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit, dengan melalui kaca mata rasio maupun psikis.

Nah! dari situ ternyata manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa, jangan kaget dulu dengan pemahaman ini, karena saya punya pandangan lain dari beberapa jawaban mengenai manusia pertama kali di turunkan, dan ini ada beberapa bukti mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa..

Pertama; pulau Jawa terkenal dengan pulau Tuhan, berangkat dari situ sehingga pulau jawa di tunjuk sebagai tempat turunnya manusia pertama, apalagi saat ini dapat di temukan bukti tentang Tanda-tanda kehidupan masa lampau melalui pemahaman psikis maupun ilmu rasional.

Kedua; pulau Jawa terkenal dengan kesuburan nomor wahid di dunia, berangkat dari situ tentu dapat di ambil kesimpulan, bahwa ketika manusia pertama kali di turunkan tentu di tempatkan di daerah yang paling subur, di karenakan agar manusia tersebut dapat mempertahankan kehidupannya.

Ketiga; Pulau Jawa sampai saat ini di katakan sebagai denyut peradaban dunia yang di kenal dengan kaya budaya dan historis, dan masih banyak kajian ilmiah maupun psikis yang belum menyentuh keberadaan pulau Jawa. Karena pulau Jawa masih bersifat misterius yang susah di terka kalau hanya melalui satu cabang ilmu pengetahuan, sehingga akal manusia masih belum bisa menebak alur denyut perkembangan pulau Jawa di masa silam.

Dan Keempat; Pulau Jawa merupakan pertemuan ilmu pengetahuan antara psikis dan rasional, sehingga keberadaan ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menyentuh secara absolut, begitupun juga ilmu jiwa tidak dapat menyentuh secara mutlak dalam denyut perkembangan di masa lampau yang ada di pulau Jawa.

Dan terakhir; ternyata masih banyak lagi tentang bukti bahwa pulau Jawa sebagai tempat di turunkan manusia pertama kali di muka bumi, dan apabila di tulis tentu akan menghasilkan beberapa lembar kertas yang menunjukkan bukti bahwa pulau Jawa tempat di turunkan manusia pertama, sehingga saya hanya menggambarkan sekilas saja, tentu alasan tersebut diperlukan kajian yang lebih dalam lagi, agar penggambaran mengenai manusia pertama kali di turunkan dapat terjawab dengan analisa psikis maupun melalui kekuatan rasionalitas yang ada saat ini.

Soal kebenaran argumen di atas, tentu perlu di uji kembali melalui tahap ilmiah maupun tahap spiritual, dan para ilmuwan maupun para normal yang ingin mengetahui dapat mengkaji ulang tentang kebenaran kabar mengenai manusia pertama kali di turunkan berdasarkan pemahaman di atas.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)....... .

Inilah Bukti Bahwa Pulau Jawa Tempat Manusia Pertama Kali di Turunkan


Perdebatan mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di benua apa? telah menjadi perdebatan pisang goreng yang laris manis di kalangan akademisi maupun paranormal, dan perdebatan tersebut lalu mengkerucut ke daerah mana pertama kali manusia di turunkan? dari kedua pertanyaan tersebut telah membawa perdebatan sengit yang tak kunjung usai sampai saat ini, tetapi saya punya argumen sendiri mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit ke bumi melalui cara pandang tentang kepulauan.

Banyak orang bilang benua eropa merupakan tempat manusia pertama kali di turunkan dari langit, dan ada juga yang mengatakan pertama kali manusia diturunkan berada di benua afrika, argumen yang di ambil dari pengamatan tentang manusia pertama kali di turunkan cenderung masih belum memuaskan, sehingga di butuhkan analisa kembali, agar dapat menambah referensi di mana sebenarnya letak manusia pertama kali di turunkan.

Bahkan ada juga yang menggambarkan bahwa manusia pertama kali di turunkan dari benua asia, dan tepatnya di turunkan ada di daerah timur tengah yang sampai saat ini terkenal dengan kota nabi, tetapi saya punya gambaran lain mengenai manusia pertama kali di turunkan dari langit, dengan melalui kaca mata rasio maupun psikis.

Nah! dari situ ternyata manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa, jangan kaget dulu dengan pemahaman ini, karena saya punya pandangan lain dari beberapa jawaban mengenai manusia pertama kali di turunkan, dan ini ada beberapa bukti mengenai manusia pertama kali di turunkan ada di pulau Jawa..

Pertama; pulau Jawa terkenal dengan pulau Tuhan, berangkat dari situ sehingga pulau jawa di tunjuk sebagai tempat turunnya manusia pertama, apalagi saat ini dapat di temukan bukti tentang Tanda-tanda kehidupan masa lampau melalui pemahaman psikis maupun ilmu rasional.

Kedua; pulau Jawa terkenal dengan kesuburan nomor wahid di dunia, berangkat dari situ tentu dapat di ambil kesimpulan, bahwa ketika manusia pertama kali di turunkan tentu di tempatkan di daerah yang paling subur, di karenakan agar manusia tersebut dapat mempertahankan kehidupannya.

Ketiga; Pulau Jawa sampai saat ini di katakan sebagai denyut peradaban dunia yang di kenal dengan kaya budaya dan historis, dan masih banyak kajian ilmiah maupun psikis yang belum menyentuh keberadaan pulau Jawa. Karena pulau Jawa masih bersifat misterius yang susah di terka kalau hanya melalui satu cabang ilmu pengetahuan, sehingga akal manusia masih belum bisa menebak alur denyut perkembangan pulau Jawa di masa silam.

Dan Keempat; Pulau Jawa merupakan pertemuan ilmu pengetahuan antara psikis dan rasional, sehingga keberadaan ilmu pengetahuan secara rasional belum dapat menyentuh secara absolut, begitupun juga ilmu jiwa tidak dapat menyentuh secara mutlak dalam denyut perkembangan di masa lampau yang ada di pulau Jawa.

Dan terakhir; ternyata masih banyak lagi tentang bukti bahwa pulau Jawa sebagai tempat di turunkan manusia pertama kali di muka bumi, dan apabila di tulis tentu akan menghasilkan beberapa lembar kertas yang menunjukkan bukti bahwa pulau Jawa tempat di turunkan manusia pertama, sehingga saya hanya menggambarkan sekilas saja, tentu alasan tersebut diperlukan kajian yang lebih dalam lagi, agar penggambaran mengenai manusia pertama kali di turunkan dapat terjawab dengan analisa psikis maupun melalui kekuatan rasionalitas yang ada saat ini.

Soal kebenaran argumen di atas, tentu perlu di uji kembali melalui tahap ilmiah maupun tahap spiritual, dan para ilmuwan maupun para normal yang ingin mengetahui dapat mengkaji ulang tentang kebenaran kabar mengenai manusia pertama kali di turunkan berdasarkan pemahaman di atas.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)....... .

Merusak Atau Di Rusak Dalam Tubuh Islam

Perpecahan umat Islam yang terjadi tidak lepas karena ada beberapa macam persoalan di dalam ajaran Islam yang di karenakan multi tafsir, sehingga memunculkan kelompok-kelompok yang begitu beragam dalam ajaran agama Islam. kalau kita melihat dari sejarah munculnya agama Islam, sebenarnya Islam berawal dari satu wadah, tetapi dalam perkembangan agama Islam di masa kenabian dan di teruskan para sahabat, tabi’in dan seterusnya sampai generasi sekarang telah menjadikan Islam satu dalam wadah, namun ternyata di dalam Islam begitu kompleks aliran dan keyakinan, sehingga tidak dapat terhindarkan memunculkan multi tafsir yang menjadikan perpecahan dalam tubuh Islam.

Menyikapi perpecahan yang ada dalam tubuh Islam, sebenarnya kita dapat lebih arif dan bijak, apabila kita memegang keberagaman dan menjunjung tinggi tenggang rasa dalam menyikapi suatu perbedaan.

Pertanyaan yang meluncur adalah, apakah saat ini perpecahan dalam tubuh Islam membawa rahmat? Kalau kita mengacu dari keberagaman, tentu perpecahan merupakan bagian dari nikmat yang yang harus terus kita syukuri sebagai bentuk bahwa sang maha pencipta luar biasa dalam menciptakan umat Islam yang begitu berbeda satu sama lain, namun di sisi lain perpecahan terkadang membawa kerusakan dalam kehidupan masyarakat, seperti terjadinya pengrusakan rumah dan tempat ibadah golongan umat Islam yang di anggap menyimpang, tetapi terkadang perpecahan juga membawa rahmat dalam bentuk keberagaman, namun tidak dapat di pungkiri disisi lain ternyata membawa kerusakan satu sama lain yang saling menyerang dan di serang dalam menyikapi suatu perbedaan.

Mengatasi perpecahan yang merusak, seharusnya kita belajar menghargai suatu perbedaan dan jangan sampai ada yang merasa di sudutkan atau menyudutkan, namun sebenarnya kurang tepat juga, apabila kita selalu menyalahkan sebuah pengrusakan, sebelum melihat dengan jernih akar permasalahan yang terjadi, sebab mereka merusak atau di rusak tak lepas dari kondisi sosial yang kacau.

Keadaan kondisi sosial yang kacau inilah yang mengakibatkan gesekan antar umat islam, walaupun namanya bentuk pengrusakan apapun itu termasuk tindakan kriminal, kecuali kalau dalam kondisi tertentu yang mengharuskan merusak atau di rusak.

Melihat perpecahan dalam tubuh Islam memang begitu beragam warna dan sikap satu sama lain, tetapi ternyata perpecahan juga membawa berkah, apabila kita dapat berpikir secara jernih dan jiwa sehat dalam menyampaikan suatu persoalan dan gagasan, namun kalau sebaliknya tentu perpecahan akan membawa yang lebih berbahaya yang di sebut dengan peperangan dalam tubuh Islam itu sendiri.

Sejarah sudah begitu banyak menulis tentang kematian sebagian umat Islam terbunuh di tangan umat Islam itu sendiri, sehingga ternyata perbedaan terkadang telah membawa bencana kemanusiaan, tetapi kita memang tercipta dalam bentuk sama-sama manusia, namun kita berbeda dalam menafsiri suatu permasalahan, sebab manusia mengalami perbedaan yang begitu kompleks, jangankan masalah tentang agama Islam yang begitu banyak penafsirannya, tetapi dalam diri sendiri saja kita telah terjadi perbedaan fungsi dan cara.

Realitas adanya perpecahan dalam tubuh Islam merupakan salah satu kebesaran sang maha pencipta dalam menunjukkan kemaha dahsyatannya, sehingga terkadang terjadi kondisi merusak atau di rusak dalam perbedaan, membunuh atau di bunuh itu sudah tergaris dan tergambar, itulah yang di sebut dengan warna dan perpecahan dalam multi tafsir umat Islam mengenai suatu perbedaan.

Situs Jejaring Sosial Dalam Negeri Bersaing Dengan Facebook

Kompetisi dalam dunia jeja ring sosial semakin semarak, apalagi kompetisi yang mempertemukan antar jejaringan sosial buatan dalam negeri dengan jejaring sosial sekelas facebook yang sudah menguasai di jagat maya.
Pertemuan jejaring sosial dalam negeri dalam menggapai prestasi yang terbaik, tentu bukan hal yang mudah seperti membalikkan tangan, karena jejaring sosial setingkat facebook sudah menjadi raja jejaring sosial yang di gemari di seluruh penjuru maya, bahkan dalam negeripun sudah di cengkeram oleh jejaring sosial setingkat facebook.

Jejaring sekelas facebook sudah mencapai kecemerlangan yang luar biasa, dengan ratusan juta member aktif merupakan peristiwa yang langka dan luar biasa, lalu apakah jejaring sosial dalam negeri mampu berbuat banyak saat bertemu dengan jejaring sosial sekelas facebook?........paling tidak minimal mampu membendung arus globalisasi di dalam negeri sendiri yang saat ini di kuasai facebook dan telah menjadi raja dari raja di jejaring sosial.

Melakukan perubahan yang terbaik di jejaring sosial dalam negeri, tentu sangat membutuhkan revolusi total, tidak cukup hanya bermain di fitur dan aplikasi, tetapi semangat dan dukungan dari sahabat dunia maya itulah kunci keberhasilan jejaring sosial dalam negeri dalam mendongkrak prestasi yang lebih baik.

Keberadaan jejaring sosial dalam negeri mempunyai tantangan besar kedepannya, agar mampu mencapai hasil yang maksimal, semua di butuhkan kerja keras tanpa lelah, agar mampu berkompetisi dengan jejaring sosial buatan luar negeri, khususnya facebook yang saat ini menjadi sang penguasa di jagat jejaring sosial.

Jejaring sosial buatan dalam negeri kiber (www.kitaberbagi.com) saat ini terus berupaya mewujudkan yang terbaik kedepannya, tentu semua tidak ada arti sama sekali tanpa dukungan dari Sahabat-sahabat dunia maya, Semoga saja jejaring sosial dalam negeri mampu terus eksis dan bersaing dengan jejaring sosial buatan luar negeri, minimal mampu membendung arus ekspansi jejaring sosial luar negeri yang saat ini menguasi secara telak di negeri kita berpijak.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).............. .